top of page

MAHAPATIH “Mahasiswa Tertempa dan Terlatih”

Updated: Oct 3, 2023


Gerakan mahasiswa saat ini merupakan salah satu gerakan yang patut diperhitungkan. Intelektual yang dianggap mumpuni terkadang justru menjadi bumerang karena pada kenyataannya kekurangmatangan logika mereka kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.


Kekurangmatangan cara menganalisa permasalahan kerap menjadikan mereka menyerang dengan membabi buta tanpa sebab dan argumen yang bisa dipertanggungjawabkan. Tapi apakah selalu apa yang mahasiswa suarakan adalah suara seluruh mahasiswa ???


Hasil analisa dasar menunjukkan jumlah mahasiswa pendemo dan turun ke jalan hanya berkisar 35% dari jumlah keseluruhan mahasiswa di negeri ini. Jika kita bandingkan sama (35%) dengan jumlah mahasiswa yang kontra dengan mereka atau pro kebijakan, maka jumlah mahasiswa golongan putih (abstain) mencapai 30%.


Kemana riuh suara 35% suara mahasiswa yang pro kebijakan ??? Dibungkam atau memilih diam ???. Faktanya 35% mahasiswa yang kontra justru mendapat panggung karena mereka berani bersuara.


Buka dan pakai nalar. Jika dulu digulingkan karena dianggap tidak benar, apakah yang pada kenyataannya baik juga harus digulingkan ???


Inilah saatnya MAHAPATIH bersuara, Mahasiswa Tertempa dan Terlatih. Tertempa untuk menganalisa dengan logika bukan prasangka, terlatih untuk menyuarakan apa yang seharusnya disuarakan. Ini tentang negeri, Ini tentang jiwa Pancasila dan Undang-Undang didalamnya. Jadi jangan diam !!!


Bukan untuk mengoyakmu menjadi tiga bagian, tapi untuk meluruskan fakta yang dibuat buram. Tunjukkan intelektualitasmu yang tinggi untuk pertiwi, bukan untuk bagian-bagian yang ingin mengoyak negeri.


Kasihani ibu bapakmu yang bekerja keras untuk keberhasilanmu, yang dengan keringat mereka kamu rela berargumen kosong, dilirik senapan, teriknya siang dan dinginnya malam demi orang-orang yang bahkan nyawamupun mereka tidak peduli.


Tunjukkan intelektualitasmu yang tinggi dengan mengikuti unggah ungguhnya aturan. Tunjukkan kedewasaan, karena Maha itu tinggi, maka tunjukkan ke-tinggi-anmu tanpa harus merendahkan.

*Penulis : Ria Soeroso (Consultant Public)

Ketua GENTA.ORG - gerakannyata_untukIndonesia






bottom of page